Sejarah

Marhaenisme dan Geliat Gerakan Pelajar di Lumajang
Marhaenisme dan Geliat Gerakan Pelajar di Lumajang

Dalam rangka memperingati Hari Lahirnya Soekarno, Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Siswa Nasional Indonesia (DPC GSNI) Kabupaten Lumajang kembali menggelar diskusi rutin dengan tema 'Membangkitkan Semangat Marhaenisme sebagai Alat Perjuangan dalam Mempertahankan NKRI'. Sabtu, (10/06) di rumah Pembina GSNI Cab. Lumajang, Jl. Mulyorejo, Desa Labruk Kidul, Kec. Sumbersuko....

Siapa Menyangka? Celurit adalah Senjata Andalan Arya Wiraraja Mengusir Pasukan Mongol
Siapa Menyangka? Celurit adalah Senjata Andalan Arya Wiraraja Mengusir Pasukan Mongol

Demikian juga kalau peminat buku-buku tersebut hadir dalam acara Pre-Launching yang diadakan oleh CV. Biting Mega Wisata yang bekerjasama dengan Yayasan MPPM Timur pada tanggal 20-21 Mei 2017 di Kawasan Situs Biting. Tentu ada diskon khusus di mana per-buku dijual dengan harga Rp. 55.000,- dan jika membeli 2 buku (1 paket) maka cukup membayar sebesar Rp. 100.000,- saja....

RM Singowigoeno: Patih Zelfstandig Afdeeling Loemadjang 1890-1920 (3)
RM Singowigoeno: Patih Zelfstandig Afdeeling Loemadjang 1890-1920 (3)

Setelah teruji kinerjanya menjadi Asisten Wedana empat kali di daerah yang berbeda, dan berkat dedikasi yang baik terhadap pemerintah serta masyarakat, pada usia yang relatif muda (22 tahun) Raden Mas Singowigoeno mendapatkan promosi lagi dari Gouvernement yang merupakan Pemerintahan Kolonial Belanda tertinggi di Jawa Timur untuk mengembangkan potensi pertanian daerah rintisan di District Loemadjang khususnya terhadap komoditas tanaman tebu....

RM Singowigoeno: Patih Zelfstandig Afdeeling Loemadjang 1890-1920 (2)
RM Singowigoeno: Patih Zelfstandig Afdeeling Loemadjang 1890-1920 (2)

Pada usia yang masih muda yaitu 14 tahun, Mas Singowigoeno yang kelak menjadi Bupati Pertama di Lumajang mendapat kepercayaan dari Resident Probolinggo selaku Kepala Pangreh Praja bangsa Belanda yang memimpin di Karesidenan (Residensi) Probolinggo untuk diangkat menjadi Djoeroe Toelis Kantor (Juru Tulis) Karesidenan Pemerintah Kolonial Belanda di Probolinggo....

Sistem Pemerintahan Hindia Belanda dan Kedudukan Afdeeling Loemadjang
Sistem Pemerintahan Hindia Belanda dan Kedudukan Afdeeling Loemadjang

  Afdeeling Loemadjang membawahi District Loemadjang, District Tempeh, District Kandangan dan District Ranoelemongan.  ...

RM Singowigoeno: Patih Zelfstandig Afdeeling Loemadjang 1890-1920 (1)
RM Singowigoeno: Patih Zelfstandig Afdeeling Loemadjang 1890-1920 (1)

Perjalanan hidup ini dikisahkan berdasarkan data yang ditulis oleh Raden Mas Singowigoeno pada tahun 1908 di Stamboek (soerat asal oesoel), yang berisi tentang identitas diri dan keluarga. Overzicht van de ambtelijke loopdaan (pertelaan dari masing-masing pekerjaan yang telah dijalankan) yang berisi tentang riwayat jabatan dan penghargaan yang diterima selama menjabat pada struktur pemerintahan Kolonial Belanda....

Seminar Sejarah Situs Biting Digelar oleh Forum Pemuda Lumajang
Seminar Sejarah Situs Biting Digelar oleh Forum Pemuda Lumajang

Seminar sejarah ini disambut antusias oleh pelajar dan masyarakat umum, hal itu dibuktikan dengan jumlah peserta yang mencapai 40 orang....

PG Djatiroto Membawa Banyak Perubahan Bagi Lumajang
PG Djatiroto Membawa Banyak Perubahan Bagi Lumajang

Kabupaten Lumajang memiliki beberapa pabrik besar, di antaranya adalah sisa peninggalan kolonial Belanda yang bangunannya masih berdiri hingga sekarang. Pabrik Teh Kertowono dan Pabrik Gula Djatiroto adalah dua pabrik yang masih berproduksi hingga sekarang. Pabrik Gula (PG) Djatiroto berada di Desa Kaliboto Lor Kecamatan Jatiroto, dengan jarak tempuh 24 Kilometer ke arah timur dari kota Lumajang....

Kesenian Jaran Slining
Kesenian Jaran Slining

Dahulu masyarakat Lumajang lebih mengenal Jaran Slining dengan sebutan Jaran Konyong. Berbeda dengan bentuk sekarang yang lebih atraktif, baik iringan lagu maupun busana dan aksesoris penarinya, dahulu bentuknya masih sangat sederhana....

Gunungsari dan Godril, Gerak Kebudayaan dalam Bingkai Sejarah Tayub (1)
Gunungsari dan Godril, Gerak Kebudayaan dalam Bingkai Sejarah Tayub (1)

Masyarakat Lumajang pasti tak asing dengan Tari Godril, apalagi yang biasa melihat karnaval di Lumajang. Tapi Bagaimana dengan Tari Gunungsari?...

Ad Space Available!
Content Ads