Grebeg Suro, Prosesi dan Upaya Pelestarian Tradisi di Desa Klanting

11 September 2018 17:38 HUT Kemerdekaan RI
Grebeg Suro, Prosesi dan Upaya Pelestarian Tradisi di Desa Klanting Salah satu Gunungan di Grebeg Suro Desa Klanting (11/09) via VisitLumajang/dna

1 Muharam 1439 H merupakan awal tahun dari penanggalan Islam. Diketahui, Muharram adalah satu dari empat bulan haram atau suci. Keempatnya yakni Zulkaidah, Zulhijah, Muharam, dan Rajab. Maka itu, dalam menyambut kehadiran 1 Muharram, masyarakat tanah air dan dunia menyelenggarakan tradisi khas di daerahnya.

Festival besar-besaran untuk menyambut datangnya 1 Muharram digelar oleh Desa Klanting, Kecamatan Sukodono, Lumajang. Dalam penanggalan Jawa, ini bertepatan dengan datangnya 1 Suro, hari pertama pergantian tahun Jawa.

Setelah sebelumnya digelar Jalan Sehat, siang ini warga desa menggelar Grebeg Suro sekaligus Sedekah Desa, Selasa (11/9/2018). Acara diawali dengan takziah ke makam Mbah Singo Joyo, sesepuh babad alas Desa Klanting, pada pagi harinya.

Seperti dilansir oleh LumajangTimes, acara berlanjut tengah hari, saat tiap-tiap warga RW berkumpul di Balai Desa Klanting dengan membawa Gunungan berisi nasi, sayur dan lauk pauk untuk Sedekah Desa.

"Di pertigaan Pancasila juga ada drum band dari MI Nurul Islam, ada sejumlah kesenian termasuk reog, meriah banget seluruh partisipasi warga di sini," tutur Chudori, warga setempat.

Visit Lumajang 951
#Sukodono #HUT Kemerdekaan RI #Desa #Grebeg Suro

© 2018 visitlumajang.com