Dorong Scale Up Usaha Mikro, Diskopindag Lumajang Lakukan Berbagai Upaya

Booth kuliner baru di Stadion Semeru. Foto: Visit Lumajang

Sektor usaha mikro menjadi salah satu fokus pengembangan Pemerintah Kabupaten Lumajang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan booth kuliner seperti yang ada di Stadion Semeru Lumajang. Saat ini, 10 booth telah dimanfaatkan oleh pelaku usaha mikro.

Menurut Kepala Bidang Usaha Mikro dan Industri pada Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Lumajang, Elok Rahmawati, fasilitas booth tersebut bersifat pinjam pakai bagi para pelaku usaha.

"Pada tahun ini tersedia 34 unit container booth yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha kuliner, terdiri dari 10 unit di Stadion Semeru dan 24 unit di kawasan JLT," jelasnya.

Berdasarkan data Diskopindag Lumajang periode 2022–2024, jumlah usaha mikro non-pertanian di Kabupaten Lumajang—dengan omzet di bawah Rp2 miliar—mencapai hampir 80 ribu pelaku usaha.

Selain penyediaan sarana fisik, Diskopindag juga terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha melalui berbagai program, seperti pelibatan dalam event promosi serta penyelenggaraan pelatihan secara berkala.

"Dalam berbagai kegiatan, kami bersinergi dengan OPD maupun pihak lain untuk memperluas akses pasar pelaku usaha mikro. Selain itu, pelatihan rutin juga kami selenggarakan untuk mendorong peningkatan skala usaha mereka," pungkasnya.