Ngabuburit Ala Anak-anak Senduro Lumajang, Bermain Dolanan Tradisional dari Pelepah Pisang

Anak-anak saat bermain perahu di Senduro. Foto: Visit Lumajang/Ahmad

Beragam kegiatan dilakukan masyarakat untuk menunggu waktu berbuka puasa. Di Lumajang, Jawa Timur sejumlah anak-anak bermain dolanan tradisional dari pelepah pisang.

Selain untuk mengurangi ketergantungan anak bermain gadget, ngabuburit dengan bermain dolanan tradisional ini untuk melestarikan mainan tradisional yang mulai ditinggalkan serta juga mengasah motorik dan kreativitas anak.

Berbagai macam cara dilakukan untuk mengisi kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak di bulan Ramadan ini. Seperti yang dilakukan oleh anak-anak di Desa Pandansari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Setiap sore menjelang waktu berbuka puasa, anak-anak kampung yang berada di lereng Semeru ini bermain dolanan tradisional. Mereka membuat dan memainkan dolanan perahu mainan yang dibuat dari pelepah pohon pisang.

Untuk membuat permainan ini mereka mencari pelepah pisang, kemudian membentuk perahu mainan kemudin dibentuk sesuai kreativitas masing-masing.

Proses pembuatannya yakni memotong pelepah dengan ukuran kecil. Kemudian dibentuk sedemikian rupa menyerupai perahu kecil. Mulai dari badan, geladak hingga layar perahu.

Perahu sederhana ini kemudian dimainkan dengan cara balapan sembari menunggu waktu berbuka puasa. Anak-anak ini membalap perahu mainan ini ke sungai kemudian memainkan dolanan tradisional ini.