Tak Hanya Kurangi Limbah Pakaian, RE3 FOR-E PNM Beri Manfaat Bagi Nasabah Laundry

Gerakan RE3 FOR-E: Reduce, Re-love, Restyle for Environment, Economy, Empowerment, and Education PT PNM. Foto: Istimewa

Kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan terus meningkat, termasuk dalam cara memandang pakaian yang sudah tidak lagi digunakan.

Di tengah tren konsumsi tekstil dan fast fashion yang semakin berkembang, pakaian layak pakai yang tersimpan di rumah sebenarnya masih memiliki nilai manfaat apabila dikelola dengan tepat.

UN Environment Programme atau UNEP mencatat bahwa sekitar 92 juta ton limbah tekstil dihasilkan secara global setiap tahun.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan limbah pakaian bukan hanya tentang barang yang tidak terpakai, tetapi juga tentang bagaimana masyarakat dapat membangun kebiasaan baru yang lebih peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.

Melihat hal tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menghadirkan gerakan RE3 FOR-E: Reduce, Re-love, Restyle for Environment, Economy, Empowerment, and Education.

Program ini menjadi langkah sederhana yang menghubungkan kepedulian terhadap lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya nasabah PNM Mekaar.

Mengusung pesan Dari yang Tak Terpakai, Ada Dampak yang Terus Tumbuh, kegiatan RE3 FOR-E juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT PNM ke-27.