Vokasi Jadi Garda Depan, Lumajang Tunjukkan Arah Baru Lewat C2 Fest 2026
Fashion show karya alumni SMKN 2 Lumajang di C2Fest 2026 (25/04). Foto: Visit LumajangPendidikan vokasi kini tidak lagi dipandang sebagai pilihan alternatif, melainkan menjadi garda depan dalam mencetak sumber daya manusia yang adaptif dan berdaya saing.
Di Kabupaten Lumajang, transformasi itu tampak nyata melalui gelaran C2 Fest SMKN 2 Lumajang yang berlangsung di Skatepark Alun-alun Lumajang, Sabtu 25 April 2026.
Ajang ini menjadi bukti bahwa pendidikan kejuruan telah bertransformasi, melampaui teori menuju praktik nyata yang selaras dengan kebutuhan industri. Siswa tidak hanya belajar, tetapi juga menunjukkan kemampuan yang siap diterapkan di dunia kerja.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan bahwa SMK memiliki posisi strategis dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha.
"SMK hari ini bukan lagi pilihan kedua. Ini adalah jalur strategis untuk mencetak generasi yang siap kerja sekaligus siap berwirausaha," ujarnya.
Melalui C2 Fest, berbagai kreativitas dan keterampilan siswa ditampilkan, khususnya di bidang pariwisata dan seni. Lebih dari sekadar pameran, kegiatan ini menjadi cerminan kompetensi riil sekaligus kesiapan menghadapi dunia kerja yang terus berkembang.
Pendekatan pembelajaran berbasis praktik, pengalaman langsung, serta keterkaitan dengan kebutuhan pasar menjadi kunci dalam transformasi pendidikan vokasi saat ini.
