Bromo Ditutup Akibat Kebakaran, Wisatawan Beralih Kunjungi Ranu Regulo Lumajang

Suasana wisata Ranu Regulo di kawasan TN Bromo Tengger Semeru (15/08/2026). Foto: Visit Lumajang

Penutupan kawasan wisata Gunung Bromo akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla turut berdampak terhadap destinasi wisata lain di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Salah satunya Ranu Regulo di Kabupaten Lumajang yang kini menjadi pilihan alternatif wisatawan dari luar daerah.

Ranu Regulo yang berada di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, ramai dikunjungi wisatawan pada akhir pekan.

Sejumlah pengunjung mengaku sengaja memilih destinasi tersebut setelah rencana mereka berwisata ke Gunung Bromo batal akibat penutupan kawasan.

Keindahan Ranu Regulo menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Danau yang berada di kawasan kaki Gunung Semeru ini menawarkan suasana pegunungan yang sejuk, air yang jernih, serta pemandangan perbukitan hijau yang mengelilingi kawasan danau.

Wisatawan dapat menikmati suasana alam dengan berbagai aktivitas ringan, seperti berswafoto, bersantai di sekitar danau, hingga bercengkerama bersama keluarga maupun teman. Kabut tipis yang kerap menyelimuti kawasan juga menambah kesan eksotis Ranu Regulo.

Ranu Regulo berada di ketinggian sekitar 2.100 meter di atas permukaan laut. Lokasinya berada di Desa Ranupani, Kecamatan Senduro, dan menjadi salah satu kawasan yang berada sebelum jalur pendakian Gunung Semeru.