Cerita Kopi Senduro, Aroma Robusta dari Lumajang yang Mulai Dikenal Dunia

Suasana pengunjung Djodok Coffee Senduro. Foto: Visit Lumajang

Identitas Kopi Robusta Senduro dan Kopi Liberika

Karakter tersebut membuat robusta Senduro memiliki identitas yang sulit ditiru daerah lain. Rifki juga menyarankan agar kopi dinikmati tanpa gula.

"Kalau ingin merasakan rasa asli dan manfaatnya untuk kesehatan, lebih baik diminum tanpa gula," katanya.

Selain robusta, ada satu jenis kopi yang mulai menarik perhatian, yakni liberika. Di Senduro, sebagian petani mengenalnya sebagai lileberica.

"Jenis kopi ini memiliki perpaduan rasa pahit dan sedikit asam yang unik. Di kalangan pegiat kopi, liberika bahkan kerap disebut sebagai salah satu kopi masa depan Indonesia karena populasinya masih terbatas," pungkasnya.

Ironisnya, banyak petani belum mengenali perbedaan tanaman tersebut. Akibatnya, buah liberika sering dipanen bersamaan dengan jenis kopi lain sehingga karakter rasanya tidak muncul secara utuh.

Padahal, secara fisik tanaman liberika memiliki ciri yang berbeda. Daunnya lebih lebar dan memanjang dibandingkan jenis kopi lain, batangnya ramping tetapi kuat, serta tinggi tanamannya berada di antara robusta dan arabika.

"Jenisnya berbeda, rasanya berbeda, daunnya juga berbeda, tapi kendalanya, petani masih banyak yang tidak memagaminya. Padahal jenis kopi ini sangat dicari oleh para pecinta kopi," pungkasnya.