Lukisan Bakar Karya Pemuda Lumajang Ini Laris Manis di Bulan Ramadan

M. Rizal saat melukis. Foto: Visit Lumajang

Mohammad Rizal, 28 tahun, warga Sumberwringin, Kecamatan Klakah, Lumajang, sejak awal Ramadan 1446 Hijriah hingga saat ini sibuk menyelesaikan banyaknya pesanan lukisan bakar yang terus berdatangan.

Lukisan bakar atau pirografi berupa kaligrafi dan gambar tokoh ulama menjadi favorit dan banyak diburu pembeli.

Rizal mengaku dari 1 Ramadan hingga kini, ia sudah menerima pesanan sebanyak 15 lukisan. Sementara di hari biasa ia hanya menerima pesanan 5 sampai 7 lukisan tiap bulan. Untuk menyelesaikan 1 karya lukis, Rizal membutuhkan waktu 2 hingga 3 hari pengerjaan.

"Kesulitan pertama di wajah. Memang kalau buat lukisan wajah itu kalau terlalu panas matanya terlalu tebal. Kalau masalah di kaligrafi untuk harokat yang kecil-kecil itu yang sulit," ujarnya.

Pirografi atau lukisan bakar ini menjadi favorit tersendiri, lantaran dinilai lebih elegan tanpa banyak kombinasi warna sehingga dipandang lebih cocok untuk hiasan di dinding apalagi lukisan bakar lebih tahan lama dan tidak mudah pudar.

"Alhamdulillah, kalau di bulan Ramadan ini pesanan kaligrafi bakar yang meningkat," pungkasnya.

Selain memenuhi permintaan dan pesanan pelanggannya, Mohammad Rizal biasanya menjual jasa lukisannya melalui sosial media. 1 karya lukis ia jual mulai dari Rp150.000 hingga Rp.500.000 tergantung ukuran dan kesulitan desain.