Festival Literasi Lumajang 2026 Bukan Sekadar Seremonial, Literasi Harus Bergerak ke Masyarakat

Festival Literasi Lumajang 2026 di Pendopo Arya Wiraraja (16/09). Foto: Visit Lumajang

Festival Literasi Kabupaten Lumajang 2026 tidak ingin berhenti menjadi agenda seremonial. Pemerintah Kabupaten Lumajang mendorong kegiatan tersebut menjadi pemantik gerakan literasi yang nyata dan berkelanjutan di tengah masyarakat.

Pesan itu mengemuka dalam puncak Festival Literasi Kabupaten Lumajang 2026 di Pendopo Arya Wiraraja, Rabu 16 September 2026. Puncak kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya literasi di Kabupaten Lumajang.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Asisten Administrasi Sekda Kabupaten Lumajang, dr. Halimi Maksum, mewakili Bupati Lumajang yang berhalangan hadir sekaligus membacakan sambutan Bupati Lumajang di hadapan para peserta dan undangan.

"Saya berharap Festival Literasi ini tidak hanya berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk menggerakkan budaya membaca, belajar, berkarya, dan berbagi pengetahuan di tengah masyarakat," ujar Halimi saat membacakan sambutan Bupati.

Festival Literasi Kabupaten Lumajang tahun 2026 mengusung tema Literasi untuk Lumajang Unggul, Amanah dan Berkeadilan.

Tema tersebut tidak sekadar menjadi slogan kegiatan, tetapi menjadi semangat untuk mendorong literasi sebagai bagian dari pembangunan daerah.

Pemkab Lumajang menekankan bahwa literasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Terlebih di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi yang membuat masyarakat harus semakin cakap dalam memahami berbagai informasi.