Jadi Bendahara PBNU, Kawendra Lukistian Tegaskan Komitmen Transparansi Sejalan NU Barakah 2031

Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Kawendra Lukistian. Foto: Istimewa/Visit Lumajang

Visi Nahdlatul Ulama Barakah 2031

"Amanah baru, tanggung jawab baru, dan tantangan baru! Saatnya membawa semangat kolaborasi, transparansi, dan inovasi untuk mendukung transformasi organisasi," jelasnya.

Amanat tersebut menempatkan Kawendra dalam jajaran pengurus yang akan menjalankan roda organisasi PBNU selama lima tahun kedepan.

Dalam struktur kepengurusan baru, posisi Bendahara Umum dijabat Prof. Dr. Ainun Na'im, sedangkan Kawendra tercatat sebagai salah satu Bendahara PBNU.

Kepengurusan PBNU periode 2026-2031 membawa visi NU Barakah 2031.

Visi ini memuat tujuh prinsip, yakni berorientasi pada jamaah, amanah, koheren, akuntabel, kesinambungan, adaptif, dan handal.

Prinsip amanah menekankan tanggung jawab pengurus dalam menjalankan tugas organisasi.

Adapun prinsip akuntabel berkaitan dengan pertanggungjawaban dan transparansi dalam pelaksanaan program.