Kejurkab Pencak Silat Lumajang 2026 Digelar, Ini Pesan Wabup Yudha Adji Kusuma
Pembukaan Kejurkab Pencak Silat IPSI Lumajang 2026 (01/05). Foto: Humas LumajangPembentukan Karakter Atlet di Ajang Kejurkab Pencak Silat Lumajang
Karena itu, Kejurkab Pencak Silat harus dimaknai sebagai bagian dari proses pembelajaran, bukan hanya ajang seleksi juara.
"Prestasi tanpa karakter tidak akan bertahan. Justru karakter yang kuat akan menjadi penopang utama bagi atlet untuk terus berkembang dan berprestasi secara berkelanjutan," tegasnya.
Mas Yudha juga menekankan bahwa pembinaan karakter harus menjadi komitmen bersama antara perguruan, pelatih, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga.
Dengan pendekatan tersebut, Kejurkab tidak hanya menghasilkan pemenang, tetapi juga melahirkan generasi atlet yang memiliki integritas dan tanggung jawab.
Kejurkab Pencak Silat Lumajang 2026 diharapkan menjadi titik penguatan model pembinaan berbasis nilai.
Ini artinya keberhasilan tidak hanya diukur dari capaian podium, tetapi dari lahirnya pesilat yang disiplin, bermental kuat, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
Kejurkab Pencak Silat Lumajang 2026 ini turut dibuka Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Lumajang Eka Tri Oktavia dan Ketua KONI Lumajang, Budi Satria Andhika.
