Pemkab Lumajang Buka Jalan UMKM Desa Masuk E-Katalog Pemerintah
Bupati Lumajang saat mengunjungi UMKM roti di Desa Banjarwaru (12/05). Foto: Visit LumajangPerluasan Pasar Produk UMKM Roti Desa Banjarwaru
Salah satu potensi yang kini mulai dikembangkan adalah UMKM roti Banjarwaru yang dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang lebih luas.
Bupati Indah Amperawati menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya memberikan bantuan sosial, tetapi juga berupaya membuka akses pasar yang lebih besar bagi pelaku UMKM agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas.
"Produk UMKM di Banjarwaru sudah mulai kita dorong masuk ke SPPG sebagai langkah awal. Ke depan, kami akan fasilitasi agar mereka bisa masuk ke e-katalog sehingga jangkauan pasarnya tidak hanya desa, tetapi juga lebih luas," ujarnya.
Melalui kebijakan tersebut, UMKM desa diharapkan dapat menjadi bagian dari ekosistem pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Sistem e-katalog dinilai mampu membuka peluang pasar yang lebih stabil sekaligus memberikan kepastian permintaan bagi produk lokal.
Pemerintah Kabupaten Lumajang juga memastikan akan memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM, mulai dari proses kurasi produk, peningkatan kualitas, hingga pemenuhan syarat administrasi agar dapat masuk ke dalam sistem pengadaan digital nasional.
Dengan perluasan akses pasar tersebut, pemerintah berharap produk-produk unggulan desa mampu memiliki daya saing yang lebih kuat, meningkatkan pendapatan pelaku usaha, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan di tingkat desa.
