Sempat Populer di Tahun 80-an, Sepatu Roda Kini Semakin Digandrungi di Lumajang

15 November 2018 13:59
Sempat Populer di Tahun 80-an, Sepatu Roda Kini Semakin Digandrungi di Lumajang Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq mengalungkan medali juara Heroes Competition KONI Cup via VisitLumajang/dna

Berpotensi Meskipun Minim Fasilitas

Olahraga sepatu roda belum bisa dikatakan olahraga murah, untuk sepatu yang layak digunakan berlaga di kelas speed setidaknya harga inline skate bisa 6 jutaan loh! Menariknya sepatu roda ini bisa bisa mencapai kecepatan setidaknya 70 km/jam!

Di Lumajang sendiri ada beberapa klub sepatu roda yang eksis saat ini, seperti Lumajang Inline Skate (LIS), Rudwol, Oldiest dan Klub SMP 3 Lumajang. Ini belum termasuk klub di daerah yang belum banyak terekspos.

Penghobi sepatu roda usia belia sebagian besar didukung oleh orangtua mereka, kebanyakan dari orangtua bahkan menjadikan sepatu roda sebagai ajang berkumpul sesama orangtua, reuni sampai ajang rekreasi.

Banyak dari orangtua ini yang rela mengantar anaknya ikut lomba di luar kota Lumajang, atau sekedar latihan rutin ke Malang dan Sidoarjo. Bisa dipahami karena Lumajang sendiri belum memiliki lintasan/sirkuit sepatu roda, sehingga pembinaan atlet sepatu roda juga belum bisa maksimal.

"Tahun depan kami berencana menggelar Bupati Cup I Tingkat Nasional, sekaligus meyakinkan Pemkab Lumajang untuk membangun arena sepatu roda. Ini merupakan bagian dari Sport Tourism, yakni mendatangkan wisatawan baik atlet dan keluarganya melalui olahraga sepatu roda," papar Yuli Haris, Ketua Perserosi Lumajang.

Dnadyaksa Tirtapavitra 3763
#Lumajang #Alun-Alun #Car Free Day #Event #Bupati Lumajang #Jawa Timur #Pemuda & Masyarakat #Cak Thoriq #Olahraga #Hari Pahlawan #Sepatu Roda #Sport Tourism

© 2018 visitlumajang.com