Bromo Ditutup, Kunjungan Turis Asing ke Tumpak Sewu Naik hingga 40 Persen

Wisatawan asing di air terjun Tumpaksewu. Foto: IG/bbbestie

Kunjungan Wisatawan Asing ke Air Terjun Tumpaksewu

Sebelum Bromo ditutup, wisatawan asing yang berkunjung ke Tumpak Sewu lebih banyak berasal dari China. Namun, belakangan wisatawan dari negara lain mulai berdatangan dalam jumlah lebih banyak.

"Itu yang banyak dari Eropa, China, dan Malaysia," ujarnya.

Menurut Dwi, wisatawan dari Eropa dan Malaysia menjadi kelompok yang turut terlihat mengalami peningkatan sejak penutupan Bromo.

Sebagian dari wisatawan tersebut merupakan turis yang sebelumnya telah merencanakan kunjungan ke Bromo. Karena kawasan tersebut tidak dapat dikunjungi, mereka kemudian mengubah rencana perjalanan.

Alih-alih membatalkan perjalanan, wisatawan memilih mencari destinasi lain yang masih dapat dikunjungi. Tumpak Sewu menjadi salah satu tujuan yang kemudian dipilih karena menawarkan panorama alam yang berbeda.

Keindahan air terjun Tumpaksewu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan mancanegara. Lanskap air terjun yang dikelilingi perbukitan membuat destinasi tersebut menjadi salah satu pilihan wisata alam di Lumajang.

Peningkatan kunjungan ini dinilai menjadi peluang bagi pengelola untuk memperkenalkan Tumpak Sewu kepada lebih banyak wisatawan dari luar negeri.