Laba Pupuk Indonesia Melejit 253 Persen, Tembus Rp8,51 Triliun di Semester I 2026
Transformasi industri pupuk. Foto: Pupuk IndonesiaTransformasi Bisnis Pupuk Indonesia
Transformasi bisnis yang dilakukan Pupuk Indonesia mencakup penguatan sumber pendapatan, optimalisasi aset, hingga diversifikasi bisnis.
Perusahaan memperbesar kontribusi dari segmen non-subsidi dan produk non-pupuk, sekaligus memperluas sumber pasokan serta skema kontrak bahan baku untuk mengurangi dampak fluktuasi harga komoditas global.
Dalam beberapa tahun terakhir, transformasi juga dilakukan melalui penguatan operational dan digital excellence, penyederhanaan bisnis dalam holding, optimalisasi distribusi public service obligation (PSO), serta penguatan sektor komersial.
Dari sisi tata kelola, perubahan tersebut turut didukung Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025 yang menjadi salah satu landasan dalam peningkatan efisiensi operasional perusahaan.
Pupuk Indonesia juga menyiapkan program revitalisasi terhadap tujuh pabrik dalam lima tahun mendatang. Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah aset perusahaan.
Selain revitalisasi pabrik, perusahaan menyiapkan sejumlah pengembangan bisnis, antara lain diversifikasi produk melalui pengembangan metanol dan turunannya, bisnis clean ammonia, serta pengembangan industrial support.
Transformasi perusahaan juga diarahkan untuk memberikan manfaat yang lebih besar kepada petani, terutama melalui peningkatan akses terhadap pupuk bersubsidi. Sepanjang 2025, Pupuk Indonesia menyalurkan 8.110.571 ton pupuk bersubsidi atau meningkat 10,68 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
