Pemkab Lumajang Siapkan Batik Motif Tumpak Sewu Jadi Ikon Budaya dan Oleh-Oleh Khas Daerah

Bupati Lumajang Indah Amperawati saat menemui perajin batik Lumajang (30/07). Foto: Humas Lumajang

Motif Batik Khas Representasi Daerah Lumajang

Karena itu, pemerintah daerah memberikan ruang bagi para pembatik untuk berinovasi melalui penciptaan motif khas yang merepresentasikan daerah.

Upaya tersebut mendapat sambutan positif dari para perajin batik. Hingga saat ini telah tercipta 22 desain batik motif Tumpak Sewu yang akan melalui proses seleksi untuk menentukan motif terbaik sebagai identitas resmi Kabupaten Lumajang.

"Ini merupakan tantangan bagi para pembatik, dan Alhamdulillah mereka mampu menjawab tantangan tersebut dengan menghasilkan 22 model motif Batik Tumpak Sewu. Seluruh motif ini nantinya akan kami nilai untuk dipilih sebagai motif terbaik yang menjadi kebanggaan Kabupaten Lumajang," tambahnya.

Motif yang terpilih nantinya akan diproduksi secara lebih luas dan dipasarkan sebagai salah satu produk unggulan daerah.

Kehadirannya diharapkan mampu memperkaya pilihan oleh-oleh khas Lumajang sekaligus memberikan nilai tambah bagi sektor ekonomi kreatif.

Selain membuka peluang usaha bagi para perajin batik dan pelaku UMKM, batik motif Tumpak Sewu juga diharapkan menjadi media promosi yang efektif untuk mengenalkan kekayaan alam dan budaya Lumajang kepada wisatawan.

Dengan identitas visual yang kuat, batik tersebut diharapkan semakin mempertegas citra Lumajang sebagai daerah yang mengandalkan potensi wisata alam, budaya, dan ekonomi kreatif.