Ratusan Jamaah Hadiri Kajian Mentoring Hati Lumajang, Dari Luka Jadi Lega: Saat Hati Mau Berdamai dan Memaafkan
Kajian Mentoring Hati (14/06). Foto: Visit LumajangMuhasabah, Refleksi Diri Evaluasi Hubungan
Selain mendapatkan materi motivasi dan penguatan spiritual, peserta juga diajak melakukan muhasabah atau refleksi diri untuk mengevaluasi hubungan dengan keluarga, sahabat, maupun orang-orang yang pernah meninggalkan luka dalam kehidupan mereka.
Sesi muhasabah menjadi salah satu momen paling emosional dalam kajian tersebut. Banyak jamaah tampak meneteskan air mata, bahkan beberapa di antaranya menangis histeris sebagai bentuk pelampiasan emosi, kesedihan, dan amarah yang telah lama tersimpan.
Dengan bimbingan Ustadz Rizam, para peserta diajak untuk berdamai dengan masa lalu, melepaskan beban hati, serta memohon ampunan dan pertolongan kepada Allah SWT.
Panitia menyebutkan bahwa kegiatan Mentoring Hati merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek keagamaan, tetapi juga kesehatan mental dan spiritual masyarakat.
Antusiasme peserta yang tinggi menunjukkan bahwa tema-tema tentang ketenangan hati dan pengelolaan emosi semakin dibutuhkan di tengah dinamika kehidupan modern.
Acara semakin meriah dengan pembagian berbagai doorprize bagi peserta yang hadir. Selain hadiah-hadiah menarik yang dibagikan saat kegiatan berlangsung, panitia juga menyiapkan hadiah utama berupa satu paket umrah gratis yang akan diundi pada Januari 2027.
Kesempatan mengikuti undian tersebut diberikan kepada jamaah yang rutin menghadiri Kajian Mentoring Hati sepanjang periode kegiatan.
