Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Kawendra Lukistian Ajak Pemuda Lumajang Jadi Penjaga Persatuan di Era Digital
Kawendra Lukistian saat Sosialisasi 4 Pilar MPR RI (08/12). Foto: Visit LumajangPemuda Lumajang Garda Terdepan Kemandirian Daerah
"Kalau anak mudanya kuat secara nilai, berani berinovasi, dan mau berdiri di kaki sendiri, saya yakin Lumajang bisa menjadi contoh daerah yang maju tanpa kehilangan jati diri kebangsaan," tambahnya.
Tidak hanya itu, potensi pemuda Lumajang yang dinilai sangat besar. Kawendra menyebut, daerah ini memiliki basis kuat di sektor pertanian yang mulai dikelola generasi muda melalui pendekatan modern dan digital.
Selain itu, muncul komunitas UMKM, pelaku ekonomi kreatif, pariwisata, dan konten digital, yang menunjukkan kemampuan adaptasi anak muda terhadap tantangan era modern.
"Pemuda Lumajang punya modal sosial yang kuat. Mereka dekat dengan sektor riil seperti pertanian dan UMKM, tapi juga adaptif dengan teknologi. Kombinasi ini penting untuk membangun daerah sekaligus menjawab arahan Presiden tentang kemandirian dan ketahanan ekonomi nasional," jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan soal tantangan era digital, di mana polarisasi informasi dan opini kerap memicu perpecahan. Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis sebagai penjaga persatuan dan penyejuk di tengah perbedaan.
Sosialisasi seperti ini, katanya, efektif menjembatani nilai kebangsaan dengan realitas yang dihadapi generasi muda saat ini, mulai dari isu ekonomi, lapangan kerja, hingga disrupsi digital.
"Kalau pemuda kuat secara nilai dan berani berinovasi, mereka tidak hanya menjadi penerus bangsa, tapi juga garda terdepan dalam menjaga persatuan dan kemandirian daerah," pungkasnya.
