Agrowisata Kebun Buah Tiga Hektare Dikembangkan di Pronojiwo, Target Dibuka Awal 2027

Tumpaksewu, destinasi wisata air terjun favorit di Pronojiwo. Foto: Dok. Visit Lumajang

Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, mulai memperluas daya tarik wisatanya melalui pengembangan destinasi berbasis pertanian.

Tidak hanya menawarkan panorama alam dan wisata air terjun, kawasan ini juga tengah menyiapkan agrowisata yang memadukan perkebunan buah, edukasi pertanian, hingga aktivitas peternakan.

Destinasi baru tersebut dikembangkan di atas lahan pribadi seluas tiga hektare milik Tolib.

Kawasan ini dirancang sebagai wisata berbasis perkebunan dengan beragam komoditas buah yang dapat memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung.

Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang, Galih Permadi, mengatakan sejumlah tanaman yang disiapkan meliputi salak, jeruk, durian, dan stroberi.

Salak serta durian akan menjadi komoditas unggulan, sedangkan stroberi dikembangkan sebagai salah satu daya tarik tambahan.

"Produk utama atau buah unggulannya nanti salak dan durian. Tetapi di sana juga akan ada ratusan hingga ribuan tanaman stroberi, karena ternyata kondisi cuaca dan tanahnya cocok untuk budidaya stroberi," ujar Galih.