Agrowisata Kebun Buah Tiga Hektare Dikembangkan di Pronojiwo, Target Dibuka Awal 2027
Tumpaksewu, destinasi wisata air terjun favorit di Pronojiwo. Foto: IstimewaPilihan Destinasi Wisata di Pronojiwo Lumajang
Pengembangan destinasi ini menjadi salah satu upaya memperkaya pilihan wisata di Pronojiwo yang selama ini identik dengan keindahan wisata alam, khususnya Air Terjun Tumpak Sewu.
Kehadiran agrowisata diharapkan mampu menghadirkan alternatif kegiatan bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan tersebut.
Menurut Galih, semakin beragamnya pilihan destinasi dapat mendorong wisatawan untuk tidak hanya singgah menikmati air terjun, tetapi juga meluangkan waktu lebih lama di Pronojiwo. Dengan begitu, potensi wisata daerah dapat dikembangkan secara lebih luas.
"Ini salah satu cara agar wisatawan yang datang ke Tumpak Sewu bisa lebih lama tinggal di Pronojiwo. Jadi, pilihan wisatanya semakin bervariasi. Tidak hanya coban dan air terjun, tetapi juga ada wisata baru yang menawarkan inovasi dan pengalaman berbeda," ungkapnya.
Dinas Pariwisata menargetkan agrowisata tersebut mulai beroperasi pada awal 2027. Sebelum dibuka untuk umum, penyelesaian pembangunan, pemenuhan perizinan, serta persiapan promosi menjadi sejumlah tahapan yang perlu dituntaskan.
Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap kehadiran destinasi ini dapat memperkuat sektor pariwisata Pronojiwo sekaligus mendorong terbentuknya kawasan wisata dengan beragam pilihan aktivitas.
"Harapan kami, Pronojiwo bisa menjadi one stop tourism, tempat wisatawan mendapatkan berbagai pilihan wisata. Jadi tidak hanya wisata alam, tetapi juga agrowisata dan edukasi, dengan pelayanan terbaik bagi pengunjung," pungkasnya.
